Wan Bashar Pemegang Obligasi RI 001 Di Teunom

oleh -79.321 views

Calang (ADC) – Pemegang Obligasi pembelian pesawat Pertama RI 001 yang merupakan cikal bakal pesawat Garuda Indonesia kian bertambah, salah satunya Wan Bashar atau Cek Wan panggilan akrab yang dilekatkan kepada beliau. Cek Wan merupakan warga Gampong KeudeeTeunom Kecamatan Teunom Kabupaten Aceh Jaya memperoleh obligasi tersebut dari ayahnya Toke Rasjid Peureumbe.

Obligasi 1946 yang diperbarui pada tanggal 23 Bulan 04 Tahun 1956 ditandatangani oleh Wedana Kecamatan Teunom saat itu T. Abdul Hamid diwariskan oleh ayahnya kepada Cek Wan pada tahun 90 han.

Saat obligasi diwariskan ayahnya berpesan agar obilgasi tersebut di simpan baik – baik karena ayahnya berkeyakinan obligasi mempunyai nilai yang sangat berarti dan yakin negara akan bertanggung serta tidak akan menipu warganya sendiri.

“Beliau berpesan kepada saya untuk menyimpan surat ini, karena beliau yakin surat ini penting dan sangat bernilai”, ujar Cek Wan kepada media ini Rabu (04/04/2018) mengutip pesan ayahnya.

Obligasi itu pernah hilang saat Tsunami melanda Aceh pada 26 Desember 2004 silam cerita Cekwan, pada saat itu kertas yang dianggap surat penting yang merupakan utang negara disimpan dalam sebuah map.

“Sudah pernah hilang waktu Tsunami, saat itu saya simpan dalam satu map bersama surat – surat dan dokumen penting lainnya, kebetulan dalam map tersebut ada berkas perusahaan saya yang disalah satu kerta tertempel foto saya, map itu kemudian ditemukan satu minggu setelah terjadi Tsunami oleh seseorang yang mengenal saya, oleh penemu map itu dikembalikan kepada istri saya. Urai Cek Wan

Obligasi pembelian pesawat RI 001 viral setelah warga Aceh Jaya Nyak Sandang jumpa dengan presiden NKRI Jokowi di istana beberapa pekan yang lalu, kinipun pun ramai warga Aceh yang memperlihat obligasi yang disimpannya kepada publik.

“Kita berharap bertanggung jawab atas utangnya kepada warga, mohon kebijakan bapak presiden yang berkeadilan”. Tutup Cek wan menutup pembicaraan dengan media ini. (r)

No More Posts Available.

No more pages to load.