Setelah Ditetapkan Sebagai DPO Satreskoba Polres Sabang M. Arsyad Diciduk Polresta Banda Aceh

oleh -90.321 views

Sabang (MBA) – M. Arsyad (30), warga Jurong Priya Laot, Gampong Batee Shoek, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, sebelumnya telah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh Satuan Narkoba Polres Sabang, atas kasus kepemilikan narkotika jenis sabu pada tahun 2019 lalu.

Ditetapkannya sebagai DPO karena saat akan dilakukan penangkapan M. Arsyad berhasil meloloskan diri dari penyergapan tim Satnarkoba Polres Sabang, sehingga yang bersangkutan ditetapkan sebagai DPO. Kemudian, kelihaian M.Arsyad berakhir ditangan Satnarkoba Polresta Banda Aceh, pada bulan November 2019.

Kapolres Sabang AKBP Muhammadun,SH melalui Kasat Narkoba Iptu Sunardi SH, Kamis (09/01/20) kepada media ini menerangkan, ditetapkannya M.Arsyad dalam DPO oleh Polres Sabang, setelah pada bulan Maret 2019 lalu, petugas Satnarkoba melakukan penggeledahan rumahnya dan dari hasil pengeledahan ditemukan Barang Bukti (BB) narkotika jenis sabu., terangnya.

Sunardi menjelaskan tentang kronologis penetapan M Arsyad sebagai DPO, oleh Satnarkoba Polres Sabang, diimana pada Kamis tanggal 14 Maret 2019 lalu sekitar pukul 18.30 WIB, anggota Satnarkoba Polres Sabang, melakukan penggeledahan rumahnya di Jurong Priya Laot Gampong Batee Shok Kecamatan Sukakarya Sabang, namun, M.Arsyad berhasil lolos dan melarikan diri.

“Ketika kita lakukan pengeledahan petugas menemukan barang bukti berupa tiga paket narkotika jenis sabu yang dibungkus dengan plastik berwarna putih bening di rumah M.Arsyad yang terletak di Jurong Priya Laot, Gampong Batee Shoek, Kecamatan Sikakarya, Kota Sabang ,” jelas Kasat yang berakhir tugasnya di Polres Sabang, pada hari Jumat tanggal 10 Januari 2020 ini.

Sunardi mengungkapkan, M.Arsyad berhasil melarikan diri saat hendak ditangkap Satnarkoba sehingga Kapolres Sabang, maka tindaj lanjutnya menerbitkan dan menetapkan M.Arsyad sebagai DPO Satnarkoba Polres Sabang.

Pun begitu Polres Sabang tidak berhenti mencari keberadaan M.Arsyad, dengan terus melakukan upaya pencarian dan melacak serta mengedarkan foto yang bersangkutan di jajaran Polres lainnya untuk mengetahui keberadaannya.

“Kami mengetahui M.Arsyad telah ditangkap oleh Satnarkoba Polresta Banda Aceh, ketika mengirimkan foto M.Arsyad. yang bersangkutan ditangkap Satnarkoba Polresta Banda Aceh, atas kepemilikan narkoba jenis sabu. Saknarkoba Sabang juga telah melakukan pemeriksaan terhadap M.Arsyad, sejak tersangka tertangkap di Banda Aceh”, terangnya.

Lebih lanjut jelas Sunardi, guna kelengkapan berkas DPO M.Arsyad, nantinya setelah tersangka di vonis oleh Pengadilan Negeri Banda Aceh terhadap kasus yang dilakukannya di wilayah hukum Polresta Banda Aceh, kini M.Arsyad sedang menjalani hukuman atas perbuatannya dengan putusan pengadilan 8 tahun kurungan penjara.

Kemudian setelah menjalani proses hukum oleh Satnarkoba Polresta Banda Aceh, barulah anggota Satnarkoba Polres Sabang melakukan penjemputan terhadap M.Arsyad di Rumah Tahanan (Rutan) kelas II B Banda Aceh untuk dilakukan persidangan di Sabang, paparnya.(Jalal).

No More Posts Available.

No more pages to load.