Polda Aceh Hentikan Operasional Penambangan Emas Ilegal di Aceh Barat

oleh -125.321 views

Banda Aceh (MBA)- Personel Ditreskrimsus Polda Aceh menghentikan operasional penambangan emas tanpa izin di dua lokasi di Aceh Barat.

Informasi tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Aceh Kombes Ery Apriyono, S. I. K., M. Si, pada saat konferensi pers di Mapolda Aceh, Selasa 10 Maret 2020.

Dalam kegiatan tersebut Kabid Humas turut didampingi oleh Wadir Reskrimsus, Kapolres Aceh Barat dan Personel Ditreskrimsus Polda Aceh.

Kabid Humas menjelaskan, penghentian lokasi tambang emas itu berada dua tempat, masing-masing di Desa Tungkop dan Desa Geudong Kecamatan Sungai Mas, Aceh Barat.

Personel dari Subdit IV Ditreskrimsus Polda Aceh, pada Rabu 4 Maret 2020 sekira pukul 14.00 wib bersama Personel Polres Aceh Barat mendatangi dua lokasi penambangan emas tanpa izin itu.

Para penambang emas di lokasi itu melakukan aktivitas penambangan dengan menggunakan alat berat di aliran sungai dengan cara mengeruk pasir sungai menggunakan alat berat excavator, kemudian pasir tersebut dituangkan ke dalam asbuk (penyaringan antara pasir dan emas).

“Personel Ditreskrimsus di dua lokasi itu melakukan pemeriksaan dokumen, ternyata lokasi penambangan emas tersebut tidak memiliki izin,” ungkap Kabid Humas.

Dampak yang ditimbulkan dari penambangan emas tanpa izin itu adalah pencemaran lingkungan yang bisa mengganggu kesehatan masyarakat sekitarnya.

“Barang bukti yang diamankan adalah berupa 7 (tujuh) unit excavator merk Hitachi warna orange,” sebutnya.

Sementara itu, pemilik lokasi di Desa Tungkop yang diduga melakukan tindak pidana pertambangan mineral dan batubara itu masing-masing berinisial AH yang memiliki 1 unit excavator, AN yang memiliki 1 unit excavator dan TN yang memiliki 2 unit excavator. Kemudian pemilik lokasi di Desa Geudong masing-masing berinisial AM yang memiliki 2 unit excavator dan KH yang memiliki 1 unit excavator.

“Untuk selanjutnya, para terduga dan barang bukti yang diamankan petugas, akan dilakukan proses hukum lebih lanjut,” tutup Kombes Pol Ery Apriyono. (AF)