Narkotika Harus Dibasmi Karena Dapat Menbunuh Bangsa Dalam Sekejap

oleh -128.321 views

Sabang (maubilangapa) — Apapun jenis Narkoba harus dibasmi, karena dapat membunuh bangsa dengan sekejap.

Penyalahgunaan narkotika dalam berbagai jenis, merupakan masalah sosial yang dapat merusak kehidupan pribadi pemakainya dan secara tidak langsung mengancam kehidupan masyarakat, bangsa dan negara.

Untuk itu, penyalahgunaan narkotika merupakan masalah bersama yang harus dipikirkan cara penangulangan maupun pencegahannya.

“Apapun jenis narkotika berbahaya dan dapat menyebar dengan cepat seperti layaknya wabah penyakit, maka harus dibasmi sejak dini. Bukan hanya orang tua dan dewasa saja yang menjadi korban, tapi juga telah banyak merusak generasi bangsa terutama dikalangan remaja pelajar yang masih duduk dibangku sekolah,” demikian disampaikan Walikota Sabang Nazaruddin dalam rapat kerja pemberdayaan masyarakat anti narkoba bersama instansi pemerintah, yang dilaksanakan di aula kantor Wali Kota Sabang, Kamis (12/10/2017).

Rapat kerja yang dimotor BNNK Sabang tersebut, Kepala BNN Provinsi Aceh Brigjen Pol Drs Faisal Abdul Nasir MH, seluruh unsur Muspida, Kepala SKPK, Ketua MPU Kota Sabang dan Ketua MAA Kota Sabang.

Ditegaskan, perlunya peran aktif pendayagunaan seluruh komponen dan potensi bangsa dalam menghadapi keadaan darurat nasional mencapai menuju Indonesia yang bersih narkoba.

Kasus penyalahgunaan narkotika dan obat-obat terlarang dari tahun ketahun cenderung meningkat. Hal ini dapat diindikasikan bahwa tidak hanya Indonesia yang secara umum telah berubah dari negara transit menjadi negara konsumen dan saat ini menjadi negara produsen dan pengeksport narkotika, akan tetapi Kota Sabang juga sekarang ini sudah menjadi sasaran dari peredaran obat-obat terlarang tersebut.

“Seperti kita ketahui bersama bisnis narkoba kini sangat menggiurkan dan menjanjikan keuntungan yang lebih besar dapat diperoleh dalam waktu singkat bagi pelakunya .
Oleh sebab itu saya mengharapkan adanya upaya-upaya yang nyata dari kita semua untuk melakukan pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba, psikotropika, dan zat adiktif lainnya dengan melakukan penyuluhan sampai di Tingkat Sekolah Dasar,” harapnya.

Lebih lanjut dikatakan untuk memerangi masalah narkoba diperlukan keterpaduan dari semua unsur, baik itu pihak TNI/Polri, BNN, instansi pemerintah, seluruh komponen masyarakat, LSM dan juga organisasi pemuda harus ikut berpartisipasi aktif dalam memerangi masalah penyalahgunaan narkotika, dengan cara berpartisipasi aktif dalam memberikan informasi yang benar dan tepat guna dapat di lakukan langkah-langkah konkrit dalam memberantas peredaran narkotika di Sabang., katanya.

Sementara dalam laporannya Kepala BNN Kota Sabang Jauhari mengatakan, acara rapat kerja pemberdayaan masyarakat anti narkoba bersama instansi pemerintah ini bertujuan untuk mensinkronisasikan dan mengkoordinasikan kebijakan/program pemerintah.

Diharapkan dapat menghasilkan suatu kesepakatan bersama terhadap Program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Kota Sabang secara maksimal sebagai implementasi dari Undang-Undang No 35 tahun 2009.

“Pelaksanaan kegiatan ini diikuti oleh 30 orang peserta dari berbagai unsur, dan sumber dananya dari DIPA BNNK Sabang Tahun Anggaran 2017,” jelasnya.(jalal)

No More Posts Available.

No more pages to load.