Bupati Gayo Lues Hadiri Rapat Paripurna Laporan Nota Pertanggungjawaban APBK 2016

oleh -123.321 views
Bupati Gayo Lues Hadiri Rapat Paripurna Laporan Nota Pertanggungjawaban APBK 2016

GAYO LUESehdaily)-Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Gayo Lues mengelar rapat paripurna Tentang Laporan Nota Pertanggungjawaban (APBK) Tahun Anggaran 2016 dan beberapa Rancangan Qanun Lainnya, Masa Sidang V Tahun 2017 bertempat di Ruang Sidang DPRK Gayo Lues, Sabtu (22/10/2017) kemarin.

Rapat Paripurna dihadiri oleh  Ketua DPRK Gayo Lues H.Ali Husin, SH, Anggota DPRK Gayo Lues dan Bupati Gayo Lues H.Muhammad Amru serta Forkopimda Kabupaten Gayo Lues.

Paripurna kali ini didahului dengan sambutan Ketua DPRK Gayo Lues H. Ali Husin, SH. Dalam kesempatan itu dia mengatakan sudah ada kesepakatan gabungan dari komisi-komisi di DPRK Gayo Lues bersama Bupati Gayo Lues,

“Perubahan anggaran tahun 2018 kita rencanakan pada tangal 4 s.d 6 Nopember 2017, dan kami  berharap kepada Pemda agar segera menyampaikan RAPBK tahun 2018”, ujarnya.

Senada dengan itu Bupati Gayo Lues H.M. Amru menyampaikan bahwa pembahasan yang telah dilaksanakan merupakan bagian dari dinamika yang akan memberikan makna bagi kemajuan daerah kedepan.

“Perbedaan pendapat merupakan hal yang sangat lumrah demi menuju pada sebuah kesepakatan untuk mensejahterakan rakyat Gayo Lues,” ujarnya.

Bupati menyebutkan, tugasnya belum selesai karena dalam waktu dekat harus segera membahas rancangan Qanun perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Gayo Lues T.A 2017 untuk menyelesaikan program pembangunan T.A 2017.

“Kita harus segera mempersiapkan rancangan Qanun APBK Gayo Lues tahun 2018,” kata Bupati.

Bupati Gayo Lues mengaku telah memerintahkan kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) agar sungguh-sungguh menyusun semua dokumen perencanaan baik itu rencana strategis SKPK maupun rencana kerja SKPK yang diselaraskan dengan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) guna mendukung visi dan misi Kab. Gayo Lues.

“Kami sedang menggodok regulasi tentang asuransi kematian, setiap kematian terhitung mulai 01 Januari 2018 akan diberi santunan kematian sedikitnya sebesar Rp. 3.000.000 (Tiga Juta Rupiah).  Saya Sampaikan untuk hari Senin besok bertempat di Bale Pendop Bupati Gayo Lues Tim RPJMK akan dengar pendapat langsung dari masyarakat,” ujarnya.

Selain itu dikatakannya, salah satu faktor Gayo Lues menjadi daerah termiskin di Aceh yaitu salah satunya masalah kepemilikan tanah atau lahan, maka dari itu yang mempunyai lahan atau tanah harus ditertibkan.

“Atas nama pimpinan daerah kami mengapresiasi kepada pihak TNI dan Polri telah melaksanakan tugas pemberantasan peredaran Narkoba di Gayo Lues,” ujarnya.

Menurut dia, selama 15 tahun berdirinya Gayo Lues belum 5 persen pun masyarakat Gayo Lues menikmati air bersih. “Kepada semua pihak yang telah berkerja keras untuk melaksanakan sidang paripurna ini saya ucapkan terima kasih semoga Allah SWT menjadikan kerja ini sebagai ibadah,” sebut Bupati.(M.yusuf Ariga)

No More Posts Available.

No more pages to load.