Bupati Aceh Utara Launching Bantuan Sosial Rastra

oleh -121.321 views

Aceh Utara (ADC) – Bupati Aceh Utara H. Muhammad Thaib melaksanakan lauching penyerahan bantuan Rastra (Beras Sejahtera), bagi masyarakat Kabupaten eks penghasil gas alam itu.

Kegiatan tersebut merupakan program penanggulangan kemiskinan bagi Keluarga Penerima Nanfaat (KPM), yang berlangsung di Aula Panglateh Lhoksukon, pusat kota Kabupaten Aceh Utara baru-baru ini.

Bantuan Rastra diserahkan secara simbolis Bupati Aceh Utara H. Muhammad Thaib kepada 10 perwakilan KPM se-Kecamatan yang ada di Kabupaten Aceh Utara.

Kadis Sosial Aceh Utara Drs.Jailani Abdullah dalam laporannya menjelaskan, jumlah keluarga penerima manfaat (KPM) tahun 2018 dalam wilayah Kabupaten Aceh Utara berdasarkan data Kementerian Sosial RI tahun ini sebanyak 53.575 orang.

“Dan tersebut hasil dari pendataan ulang pihak Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) yang merupakan perpanjangan Kemensos RI, jumlah tersebut mengalami kenaikan 1.000 orang dari tahun 2017 lalu”. jelasnya.

Ditambahkan, menurut aturan yang sudah dikeluarkan Kementrian Sosial Republik Indonesia masing-masing KPM mendapat 10 kilogram beras gratis., terangnya.

Sementara itu, Bupati Aceh Utara H Muhammad Thaib, mengapresiasi kenerja Dinas Sosial, Pemberdayaan dan Perlindungan Anak Kabupaten Aceh Utara dan dirinya menyampaikan terimakasih kepada Kemensos RI yang telah mendukung program ini.

Perlu diketahui, Rastra adalah program bantuan sosial yang dijalankan Kemensos RI secara berkelanjutan, yang merupakan kebijakan transformasi program subsidi Raskin.

“Dulu namanya beras untuk keluarga miskin (Raskin), sekarang menjadi Beras Sejahtera (Rastra),” ungkap Bupati yang kerap disapa Cek Mat ini.

Ditegaskan, dalam penerimaan Rastra, masyarakat tidak dipungut biaya uang tebus dan lainnya. Dan kualitas beras yang diterima merupakan beras Bulog jenis Medium dengan kualitas baik.

Jika selama ini masyarakat menerima bantuan berupa beras yang langsung diantar oleh Bulog ke Kecamatan-Kecamatan, beberapa bulan ke depan, Rastra ini akan digantikan dengan bantuan pangan non tunai (BPNT), yaitu kartu atau voucher dari Perbankan (Bank).

Masyarakat penerima bantuan akan diberikan semacam kartu, yang dapat digunakan untuk menebus barang pangan yang dibutuhkan. Dengan membawa voucher ke warung atau toko yang ditunjuk, dan pihak pengelola akan memberikan kebutuhan yang dibutuhkan sesuai dengan nilai uang yang tersedia dalam kartu.

“Saya yakin dengan cara ini bantuan yang bapak ibu terima lebih berdaya guna dan bermanfaat, serta tepat sasaran,” sebut Cek Mad.

Lebih lanjut dikatakan, kemiskinan masih merupakan tantangan besar dalam pembangunan di Aceh Utara. Oleh karenanya, Pemkab Aceh Utata sangat konsen dengan semua program yang bersifat untuk mengangkat derajat hidup masyarakat miskin.

Semoga semua program bantuan untuk fakir miskin yang ada, dapat menjadi salah satu solusi untuk mempercepat pengurangan angka kemiskinan di Aceh Utara, harap bupati mengakiri amanatnya.

Dari amatan media ini, acara itu turut dihadiri Ketua DPRK Aceh Utara, Dandim 0103, Kapolres, Kajari, Kepala Bulog, para Asisten Setkab Aceh Utara, Camat, Muspika, dan para undangan lainnya.(Sayed F).

No More Posts Available.

No more pages to load.