BPKS Latih UKM di Sabang Soal Capacity Building

oleh -128.321 views
Keterangan Foto: Deputi Komersial dan Investasi BPKS, Syafruddin Chan memberikan pemaparan kepada perserta pembinaan Pelaku Usaha Industri dan Perdagangan di Kawasan Sabang. (Jalal)
Sabang (ADC)-Dalam rangka upaya peningkatan kapasitas pelaku industri dan perdagangan di Kawasan Sabang, Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS), berupaya  melakukan pelatihan terhadap pelaku UKM di Kota Sabang.
Pelaksanaan kegiatan tersebut bertujuan mempersiapkan UKM di Sabang, agar  mampu bersaing dan dapat berkreasi untuk menciptakan produk-produk  untuk memenuhi permintaan pasar. Sehingga, nantinya produk-produk yang dihasilkan di Sabang menjadi daya saing global.
Pada kegiatan yang berlangsung selama sehari  penuh yang dgelar di Mata Ie Resort, BPKS menghadirkan Nara Sumber dari berbagai bidang seperti dari Kadin Aceh, Kementrian Luar Negeri, Bea dan Cukai Kota Sabang serta dari Pengusaha serta pelaku UKM.
       
Kepala BPKS, Ir.Fauzi Husein melalui Deputi Komersial dan Investasi, Syafruddin Chan, disela-sela kegiatan Selasa lalu kepada awak media mengatakan, kegiatan forum pembinaan pelaku usaha dilaksanakan dalam rangka mendorong dan mengajak para pelaku usaha yang tergabung dalam wadah UKM di Kota Sabang, agar mereka dapat pro aktif dalam memprosuksi permintaan pasar., kata Syarifuddin Chan.
 Untuk mendorong produksi tersebut tambah Syarifuddin Chan, salah satunya dengan bahu-membahu menjalin kerjasama untuk membangun ekonomi Kawasan Sabang guna menghasilkan produk yang punya nilai daya saing global tentunya dengan memanfaatkan peluang dan fasilitas sebagai kawasan free port dan free trade zone.
  
“Hasil sdri kegiatan ini diharapkan pelaku UKM dapat mendapatkan pencerahan bagaimana menciptakan sesuatu agar dapat menjadi salah satu produk yang diminati, tentunya akan beredar dipasaran dan laku dipasarkan ” ., tambah Sayarifuddin Chan.
Dijelaskan, pembinaan pelaku UKM di Sabang, pada bidang industri mereka diberikan motivasi agar memproduksi souvenir unik khas daerah, yang akan dipasarkan dipasaran dan dapat dibeli oleh wisatwan yang datang ke Sabang.
Untuk bidang perdagangan mereka diajarkan untuk mengimpor, barang bebas bea dalam partai kecil nantinya dapat dijual kembali ke Sabang. Dengan demikian, kawasan tujkuan wisata Sabang yang sudah mendunia, akan hadir pasar berkelas internasional dan mampu bersaing dengan global.
 “Dalam pelatihan itu peserta diajarkan bagaimana tata cara belanja online dari situs luar negeri, dengan fasilitas pos lalu bea yang digagas oleh Bea dan Cukai. Sehingga barang yang diimpor dari luar Sabang bisa bebas pajak,” jelasnya.
Sebagaimana kita ketahui bersama lanjut Deputy ini, sekarang perkembangan bisnis dunia sangat cepat dan berubah sesuai dengan kebutuhan zaman menuju pada kualitas, ketepatan dan efesiensi. Perkembangan teknologi IT yang serba mudah, murah dan cepat menuntut sebuah unit bisnis untuk bekerja secara efesien agar bisa bertahan untuk maju.
Oleh karenanya, terima atau mau tidak, suka tidak suka perubahan ini harus diikuti agar unit bisnis yang dikelola bisa tetap eksis. Salah satu peluang yang sangat besar untuk dikembangkan di Kawasan Sabang saat sekarang dan dimasa akan datang adalah sektor pariwisata dan industri turunannya.
Sebab, melalui kegiatan diharapkan kepada peserta kirang, dapat memberikan masukan dan saran-saran brilian untuk menggerakkan ekonomi di kawasan Sabang sebagaimana yang diinginkan. Mudah-mudahan, hasil dari pelatihan tersebut segera beraksi., harapnya.
Sekilas Tentang BPKS
Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang merupakan Lembaga Negara, berdiri sejak tahun 2000 sesuai dengan amanah UU No 37 Tahun 2000 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Penganti UU Nomor 2 Tahun 2000 Tentang Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang menjadi undang-undang.
 
Dengan Visi dan Misi : Mengembangkan Kawasan Sabang sebagai Pusat Utama Pelayanan Perdagangan Dunia. Untuk mewujudkan visi di atas, maka dirumuskan misi BPKS sebagai berikut. Mengembangkan pelayanan pelabuhan untuk kapal-kapal generasi yang akan datang, 
Selain itu, Mengembangkan pelayanan industry dan perdagangan skala global,  Mengembangkan pelayanan kelas dunia bagi basis operasi kapal cruise Internasional,  Mengembangkan industry perikanan modern yang bersinergi dengan pengembangan sumberdaya perikananan nasional dan Mengembangkan kelembagaan pengusahaan dan infrastruktur kawasan yang bertaraf internasional.(jalal)

No More Posts Available.

No more pages to load.