Bappeda Kota Sabang Gelar Musrenbang RPJM 2017-2022

oleh -98.321 views

Sabang (Atjeh Daily) – Bappeda Kota Sabang melakukan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) kota Sabang masa tahun 2017- 2022.

Pelaksanaan Musrenbang RPJM tersebut, diharapkan dapat mendorong visi misi pemerintah, dalam mensejahterakan rakyat, sesuai perencanaab seperti yang diharapkan.

Walikota Sabang, Nazaruddin, atau yang lebih dikenal Tgk.Agam saat dikonfirmasi AD, usai membuka Musrenbang RPJM Rabu (28/12/17) mengatakan kegiatan ini sebagai wujud dari visi-misi yang telah direncanakan., kata Tgk.Agam.

Menurut Tgk.Agam, peningkatan kesejahteraan bagi rakyat, wajib diprioritaskan. Sedangkan pembanguan infrastruktur dan lainnya akan menjadi prioritas berikutnya.

Dalam Musrenbang RPJM yang kita laksanakan difokuskan pada visi- misi pemerintah dalam hal ini walikota terpilih, itu diutamakan, sementara untuk yang lainnya masih bisa cari solusi.

“Yang pasti perta yang ikut dalam Musrenbang RPJM ini, yang paling utama untuk kesejahteran rakyat, sesuai visi- misi pemerintah Nazaruddin-Drs H Suradji Junus dan harapan rakyat” ujarnya.

Sementara itu ketua panitia Musrenbang RPJM Kota Sabang 2017- 2022, Imanda, ST menyampaikan, untuk mewujudkan serta menjalankan visi tersebut, dibutuhkan masukan dan saran dari peserta Musrenbang, yang terdiri dari unsur Forum koordinasi pimpinan daerah kota Sabang, kepala SKPD, tokoh masyarakat, perangkat desa, serta penyandang distabilitas, yang hadir dalam acara tersebut.

“Kita berharap konsep yang disusun tim Musrenbang RPJM, dapat ditelaah oleh peserta, sehingga menjadi indikator kinerja. Kemudian program yang sudah disusun kiranya ada masukan dari peserta Musrenbang. Intinya semuanya bisa terkoreksi” ., kata Imanda.

Adapun visi dari Musrenbang RPJM adalah sambung Imanda, terwujudnya pembanguan Sabang yang mandiri, sejuk, tentram yang berbasis wisata maritim dan berazaskan syariat, dengan semangat kebersamaan ulama dan umara.

Sesuai visi yang ditergetkan, yakni membangun kehidupan beragama dengan melaksanakan syariat Islam dan hubungan antar umat beragama, meningkatkan mutu pendidikan yang bisa bersaing di era global, miningkatkan pelayanan kesehatan yang manusiawi dan berkeadilan, meningkatkan kesejahteraan dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan.

Sedangkan untuk misi di bidang infrastuktur, pemerintah Kota Sabang akan mengembangkan pembangunan pariwisata yang berkelanjutan, meningkatkan infrastuktur rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah (Dhu’afa), mengelola sumber daya air dan energi listrik serta pelayanannya, meningkatkan kualitas dan kapasitas birokrasi dalam tata kelola pemerintahan, serta meningkatkan pendapatan asli daerah dan APBK.

Pada akhir pelaksanaan Musrenbang RPJM Pelaksanaan Harian ketua Bappeda Kota Sabang Faisal, mengungkapkan bahwasanya ada sejumlah bangunan yang tidak sesuai tata ruang kota.

Namun, ironisnya atas ketidaksesuain tata ruang tidak ada teguran dari pihak terkait, sehingga kedudukan Sabang sebagai kawasan tujuan wisata tidak memberi yang terbaik kepada wisatawan.

Demikian juga ada sejumlah gudang tua yang masih belum tertata dengan baik, seperti gudang kumuh yang terletak dipusat Kota Sabang. Seharusnya, BPKS selaku lembaga yang juga ikut bertanggung jawab untuk memajukan wisata Sabang.

“Selama ini wisatawan yang berkunjung ke Sabang dari tahun ke tahun terus berrambah, namun pusat kota Sabang selalu sepi. Hal itu disebabkan, para wisatawan tidak betah berada di kota dan lebih memilih kawasan wisata, karena pusat kota tidak sejuk bahkan kumuh., ungkap Faisal. (Jalal)

No More Posts Available.

No more pages to load.